Hari ini yang paling jauh dengan kita adalah hari kemarin.Kemanapun kita mencari dan dengan cara bagaimanapun kita raih itu tidak akan mungkin bisa mengembalikan hari kemarin yang sudah berlalu .Untuk itu kita harus ekstra hati-hati dengan waktu.Satu menit saat ini ,akan segera berlalu dan tidak akan kembali lagi.
Kita hanya akan bertemu dengan hari kemarin diakhirat kelak ,itu pun hanya berupa catatan -catatan lembaran amal perbuatan yang telah kita ukir dari tiap detik,menit,jam,hari,bulan,dan rentang waktu terlama setahun menurut kalender dunia.
Agar hari kemarin bermanfaat bagi hari ini dan hari esok ,maka perlu evaluasi diri dan hasilnya dijadikan pelajaran paling tidak untuk diri sendiri.Kekurangan yang terjadi di hari kemarin sebaiknya dijadikan lebih baik pada hari ini ,dan apa yang baik pada hari ini perlu lebih ditingkatkan lagi pada hari esok dan seterusnya ,artinya dari hari ke hari harus ada nilai yang diraih yaitu perubahan nilai ke arah yang lebih baik .
Sebaliknya hal yang paling dekat dengan kita adalah kematian ,yang tidak seorang pun tahu kapan waktunya tiba,menit ini,jam ini,bulan ini atau tahun ini yang jelas semua yang namanya mahluk hidup pasti akan menemui yang namanya mati.
Jika renungi ,bahwa hidup yang sebenarnya adalah mengikis jatah waktu yang telah diberikan Allah SWT,menit demi menit kita habiskan mengaringi kehidupan dunia fana.Agar waktu kita bermanfaat dan terjadi perubahan dalam diri kita ,berarti setiap detik milik kita harus dimanfaatkan untuk mencari ilmu yang bermanfaat agar memberikan perubahan perilaku kita.Jangan sampai,hidup kita yang semakin lama semakin tua ,banyak menghadapi masalah karena tidak diimbangi dengan kualitas keimanan dan amal shaleh.Jika permasalahan dalam hidup ini lebih besar dari ilmu yang kita miliki maka akan menjadi malapetaka ,tetapi jika ilmu yang telah kita miliki terus di UP-GRADE untuk menambah ilmu dan iman kita,insya Allah ketentraman hidup akan diraih.
Ingatlah, bahwa hidup ini penuh dengan tantangan dan harapan.Hanya diri kita sendiri yang mampu mencapai harapan tersebut dan menyingkirkan segala tantangan yang ada.Untuk berubah kearah yang lebih baik ,maka kita harus banyak disirami dengan air kehidupan ,yaitu ILMU.Karena ilmu adalah pupuk bagi keimanan .
Kita bagaikan pohon yang tumbuh di sebuah taman,ketika tumbuh semakin dewasa ,maka angin yang menerpa pun semakin deras dan ancaman dari sekitar kita juga akan semakin hebat.MAKA DIBUTUHKAN AKAR YANG KOKOH,DAUN YANG LEBAT,BATANG YANG KEKAR,DAN RANTING YANG KUAT. Ini semua bisa didapat ketika semua nutrisi yang dimiliki pohon tersebut yang akhirnya akan menghasilkan buah yang lezat.
Ada tiga langkah yang efektif untuk meraih kebahagiaan dunia dan akhirat ( RED,MUREN) ,yakni ;
- mendengarkan
- mempelajari
- mengubah diri
Kiat-kiat mendengarkan yang efektif:
- Berkonsentrasilah secara baik bila mendengarkan informasi yang sangat penting.
- cari inti sari dai informasi yang diperoleh
- ajukan pertanyaan-pertanyaan pada diri kita apa yang ingin kita ketahui dari aktifitas mendengarkan ini.
- kosongkan pikiran dari pandangan negatif pada materi yang akan kita dengarkan
- anggaplah semua informasi itu penting,siapa pun yang menyampaikannya.
- ketika mendapatkan informasi baru segera lakukan pendokumentasian di otak.
- Jika proses pendokumentasian di otak efektif,maka mudah untuk mengingatnya kembali minimal membayangkan.
- lakukan pengujian memori dengan memanggil dan menyebutkan data tersebut satu jam kemudian.
- Bila data tersebut sudah tersimpan dengan baik,buatlah asosiasi pada data yang sudah tersimpan sebelumnya.
- menjadikan informasi yang baru sebagai tofik pembicaraan
- Buatlah tulisan tentang materi yang baru kita dapatkan.
Secara fisik dari waktu ke waktu manusia pasti mengalami perubahan yakni semakin tua .Akan tetapi,secara psikis kaitan dengan kecerdasan emosional dan kedewasaan bergantung pada manusianya sendiri.Seandainya hidupnya terus dipupuk dengan ilmu maka amalnya pun akan semakin baik dan semakin bijaksana.Akan tetapi ,bagi orang yang selama hidupnya tidak pernah di UP-GRADE dengan ilmu tidak akan ada perubahan.
Tidak semua orang berilmu bisa berubah,bergantung pada ilmu yang diamalkan.Dan alangkah lebih baik jika ilmu tersebut dibagikan kepada orang lain .
YAKINLAH BAHWA SEMAKIN SERING KITA MEMBERIKAN ILMU KEPADA ORANG LAIN ,MAKA ILMU KITA TIDAK AKAN PERNAH HABIS DAN BAHKAN AKAN BERTAMBAH.
Semoga kita semua tergolong orang-orang yang senantiasa mendengarkan ilmu ,mempelajari,hingga akhirnya mengamalkannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar