Jumat, 13 Mei 2011

Cerita dari Papua

Papua-Papua Barat ,dulunya adalah Irian Jaya ........

Di propinsi ini adalah merupakan pemersatu dari beragam suku,etnis,agama,dan khas makanan,mulai dari sabang sampai merauke seperti pada lagu yang sering diajarkan dulu sewaktu saya masih "culung-culung",.Betul apa yang disebutkan dalam syair lagu tersebut ,beragam pulau-pulau sambung menyambung menjadi satu,ITULAH INDONESIA,INDONESIA TANAH AIRKU,AKU BERSUMPAH PADAMU,MENJUNGJUNG TANAH AIRKU,TANAH AIRKU INDONESIA............................

Dulunya aku tau suku bugis,makassar,jawa ,..sekarang semuanya terjawab di Papua ,bahkan di setiap distrik masing-masing memberi nama pemukiman mereka;ada kampung Makasar,kampung Bugis,kampung Jawa,kampung Ambon,dan pokoknya semua suku ada .Begitu pula dengan ragam budaya serta khas makanan daerah masing-masing,luar biasa.Alamnya yang berbukit-bukit,tapi di selingi dengan lembah nan hijau berpagarkan laut nan luas membentang hingga menyambung dari satu pulau ke pulau lainnya,....

Di kampung kelahiran saya ( Buttakeke,Bulukumba besarnya ) ,buah itu mengikuti musim alias ada waktunya,tapi di papua 'tarada yang namanya musim " nyaris di setiap waktu itu alias tara mengenal waktu buah terus ada, alamnya memang subur tapi sayang SDM masih jauh dari katakanlah modernisasi .

Ada cerita saya waktu pertama kali datang di papua ,seorang kerabat mengajak saya makan "PAPEDA"di rumah temannya,tentunya saya tidak menolak ajakan tersebut hingga singkat cerita kitorang berangkat kesana ( ke rumahnya orang yang punya papeda ),sampai di sana  meja makan telah penuh dengan piring-dan mangkok yang berisikan : ikan kuah kuning,sagu yang telah disiram air panas,sayur kangkung campur bunga pepaya,singkong rebus,dan cobe-cobe' ( ini istilah saya klo di kampung ),..melihat ini semua saya spontan bertanya; katanya kitorang mau makan PAPEDA ,MANAMI PAPEDANYA PALE ?tanyaku dengan logat asliku ,maklum baru ,terus di jawabnya dengan nada menjelaskan ,nah ini yang namanya papeda.............nah apa yang terjadi saudara-saudara saya dan kerabatku itu jadi berdebat karena makanan ini kalau di kampung ku namanya KAPURUNG alias bahan nya sama,ternyata papeda itu sepupunya kapurung toh,paling tidak .Mariki'diiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii

Tidak ada komentar:

Posting Komentar